Momiji in Japan : Tokyo, Kyoto, Osaka

Autumn 2014

Ini pertama kalinya kami ajak anak kami, Gi yang berumur 1,5 tahun jalan-jalan keluar negri. Yup, bukan ke singapore seperti pada umumnya. Sebelumnya belum pernah training anak ini jalan-jalan jauh. So far cuma ke bandung pas umur 2 bulan, ke bali lombok umur 8 bulan (masa-masa mpasi salah besar ajak anak jalan guys, rempongnya luar biasa) dan ke surabaya pas umur 1 tahun. Kok nekat banget sih langsung ajak ke jepang? Jujur buat pertama kali deg-degan, ga pede, dan takut banyak hal banget. Biasanya mau pergi semangat, ini mau pergi ga ada preparation sama sekali karena rasanya kuatir banget mau tinggalin comfort zone. Dan karena kami dapet sponsor tiket pesawat, kan sayang yah kalo dilewatkan. Jadilah setengah nekat ajak Gi. Tapi percaya gw deh, ketakutan kami sih sama sekali tidak terjadi! Terbukti 5 bulan kemudian kami pergi lagi long flight ke east europe bareng Gi (bisa baca di blog sebelumnya – ausria, budapest, prague, germany, france).  Next gw bakal bahas deh tips and trick traveling with toddler 🙂

Nah, ke jepang kali ini, kami explore momiji (autumn season, dimana semua pohon2 turning into red color) di Kyoto, Osaka, Stop by di mount fuji demi Thomas land dan Tokyo. Kami spent 10 hari di 3 kota tsb, yang menurut gw bener2 kurang! Hari pertama dan kedua di tokyo, sore hari naik shinkansen ke osaka, day 3 di osaka, day 4 & 5 explore kyoto, day 6 explore thomas land, day 7 balik ke tokyo, day 8-10 di tokyo.

How to get there

Kami terbang direct jakarta tokyo pp dengan ANA. So far kami sangat puas dengan pelayanan dan makanannya, plus maskapai ini kids friendly banget. Makanan baby yang disediakan khusus buat Gi juga lucu banget packagingnya. Karena kami terbang malam, dan waktunya Gi tidur, jadi terbang 8 jam pp sukses!

Where to go

Osaka:

  1. Osaka aquarium kaiyukan – recommended for kids. Kayanya ini aquarium terbesar yang pernah gw kunjungi deh (agak lupa sih pernah ke aquarium mana aja, tapi ini doank yang paling gw inget). Buka dari jam 10 sampai jam 8 malam, untuk adult 2300 yen (sekitar 300,000 IDR), kid dibawah 3 tahun free, 4-6 tahun 600 yen (sekitar 75,000 IDR), dan 6-15 tahun 1500 yen (sekitar 200,000 IDR).
  2. Dotonbori – ke osaka belum lengkap kalo belum berfoto bersama glico man di dotonbori.
  3. Osaka Castle – Waktu itu kami ngga pergi kemari, karena baca-baca ditempat ini bagusan pas cherry blossom, kalian bisa picnic disini, dan pas autumn ga ada apa2 karena ga ada pohon maple tree disana. Untuk no 1-3 ini kalian bisa habiskan dalam sehari, guys! udah pake jalan lelet bawa stroller.
  4. Universal studio. 3108-2018-0946097385086483097880

Kyoto:

  1. Daigoji temple – Hari pertama di kyoto, Kami berkunjung ke daigoji temple, temple ini memiliki taman di belakang yang highly recommended untuk foto-foto pas autumn. Cantik banget!! Kawasan ini cukup luas, dan cukup banyak spot untuk foto. Buka dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore. Waktu itu kami orang pertama yang antri tiket masuk, guys! jadi masih cukup sepi di dalem. Harga tiket masuknya 1500 JPY (sekitar 200,000 IDR) pas peak season during spring atau winter, selebihnya 800 JPY (sekitar 105,000 IDR) sekali masuk untuk adult.

    3108-2018-0946823385087209127619

    – Daigoji in red –

  2. Fushimi inari shrine – Berfoto di torii gates juga salah satu hal yang ga boleh kalian lewatkan. Tempat ini mostly selalu rame apalagi pas lagi peak season seperti autumn, Untuk mendapatkan spot foto yang berkualitas kalian harus jalan agak jauh baru bisa agak sepian. Kalo dulu sih gw berhenti di pinggir2 karena ga kuat gendong Gi yang lagi bobo (agak susah pake stroller karena jalanan sempit dan ramai) 😀 Jangan kuatir budget guys! karena tempat ini free entrance dan open daily 24/7. Akses kemari kalian bisa ambil JR Nara line ke inari station. nah tempat ini persis di depan station.

    3108-2018-0958877383478834732869

    – Torii gate –

  3. Gion district & ponto cho alley – Jalan2 sore dan berfoto di tempat yang paling terkenal sebagai kawasan geisha ini cukup menyenangkan, kalo kalian beruntung kalian bisa bertemu geisha!

    3108-2018-0903538383483494840263

    – Ponto cho –

  4. Kiyomizu dera – Hari ke 2 kami mengunjungi salah satu temple terbesar dan teramai di kyoto, katanya sih lagi ada reconstruction sampai 2020, tapi pengunjung masih bisa masuk. Harga tiket masuknya 400 yen (sekitar 53,000 IDR). Buka dari jam 6 pagi sampai jam 6 malam. Untuk kemari kalian bisa ambil bus no 100 atau 206 stop di Gojo zaka. Dan di sepanjang jalan menuju temple banyak banget toko2 lucu, ada toko yang jual barang pech belah, lalu diatasnya jual matcha dessert enak banget, dan di ujung jalan deket parkiran ada snack sesame super enak. (maap gw lupa namanya apa). 3108-2018-0948629385089014973348
  5. Arashiyama bamboo groove – deretan pohon bambu di sepanjang kiri dan kanan jalan, dimana lagi bisa ditemukan serapih ini selain di Jepang, salah satu tempat wajib yang harus dikunjungi kalo kalian ke Kyoto. Open 24/7, free entrance. Untuk akses kesini, kalian bisa ambil JR Sagano line ke saga arashiyama. Sayang banget waktu kami kesana lagi hujan.

Mt fuji:

Kalian bisa cek di blog post cherry blossom untuk itinerary lengkapnya, karena tempat yang kami kunjungi kurang lebih sama, around lake kawaguchiko, fujikyu highland (thomas land) dan fujiten (sebelum pergi kesana harus cek dulu sudah buka atau belum).

Tokyo:

  1. Asakusa / sensoji temple – hari pertama di tokyo kami mengunjungi temple yang katanya sih ini temple tertua di tokyo, jangan lupa masuk dari kaminarimon gate yang merupakan simbol dari asakusa. Dan jalan menuju ke temple ada shopping street yang menjual berbagai souvenir dan makanan, disebut nakamise. Konon, dahulu demi kebersihan temple tetap terjaga, pengelola temple membukakan lapak-lapak ini untuk orang berjualan, sebagai balasannya mereka harus membersihkan temple. Tempat inipun free admission guys! Opening hour untuk maih hall area dari jam 6 pagi sampai 5 sore, sedangkan temple ground selalu buka 24/7. 3108-2018-0949431385089816706525
  2. Tokyo skytree – lalu lanjut mengunjungi tower paling tinggi di Tokyo. waktu itu kami hanya mengunjungi tembo decknya aja. Actually tempat ini cukup besar, ada pusat perbelanjaan dan restaurannya juga. Buka dari jam 8 pagi sampai jam 10 malam. harga ticket masuknya 2060 yen (sekitar 270,000 IDR). dan antriannya cukup panjang, kalian bisa beli fast line dengan harga lebih mahal. 3108-2018-0947633385088018778609
  3. Tokyo tower –  Dan terakhir kami kemari. Iconicnya tokyo banget nih, katanya sih lagi ada renovasi sampai ahkir 2019. buka dari jam 9-11 malam,harga tiket untuk adult 900 yen 9 sekitar 119,000 IDR) untuk main deck saja, dan 2800 yen (sekitar 370,000 IDR) untuk ke 2 deck.
  4. Rikugien garden – Hari ke 2 kami mengunjungi garden ini. The best spot buat foto-foto pas autumn di tokyo. Buka dari jam 9 sampai jam 5 sore, tapi biasanya during spring or autumn ada evening light sampai jam 9 malam. Admission feenya 300 yen (sekitar 40,000 IDR). 3108-2018-0904197383484154226721
  5. Yoyogi park (harajuku) – Kalau belum puas, kalian bisa juga mengunjungi yoyogi park yang ngga kalah cantik, free entrance pula dan open 24/7. Duduk melihat pohon ginko yag berbaris rapih dan menguning rasanya adem banget. 2 garden ini kalian bisa ambil JR yamanote line.
  6. Roppongi (asakasa sacas) – Selanjutnya kami juga tak lupa jalan2 dan berbelanja di daerah roponggi, ada dandanmen di depan capitol tokyu hotel, highly recomended guys!
  7. Naka meguro – Ok 4 tahun yang lalu sih tempat ini hip dan ramai banget, kami sengaja kemari untuk makan malam, alhasil antian super panjang dan ga dapat tempat dimana-mana. Better kalo kalian memang mau makan di daerah ini sebaiknya reserve dulu atau datang lebih pagi. 3108-2018-0943162385083547964391

Hari selanjutnya hanya sempat berbelanja di daerah shinjuku – shibuya sebelum flight balik ke jakarta.

Where to eat and shop

Karena gw punya banyak banget list makanan yang harus kalian coba di jepang, gw pernah bahas di blog terpisah. Kalian bisa cek disini yah.

Where to stay

Osaka – St regis Osaka, di tengah kota, stategis, kamar cukup luas, ranjang juga cukup luas, tidur nyenyak disebelah anak yang muter2 kalo tidur.

Kyoto – Hyatt Regency, recommended, deket station, di sebelah hotel ada sungai yang mirip deh sama salah satu scene doraemon the movie.

Mt fuji – Ooike ryokan, hotelnya sih udah lama, tapi bersih, tidur ala doraemon, mandinya agak bingung sih karena ga biasa pake ofuro dengan size tanggung.

Tokyo – Capitol hotel tokyu in akasaka, or keio plaza in shinjuku. kalo capitol hotel style kamarnya jepang-jepangan, kalo keio plaza hotel banget guys. Kalo nginep di Capitol hotel, jangan lupa mampir untuk makan tsukemen di depan hotel, enak.

Need to know

  1. Enaknya di Jepang rata2 objek wisata buka dari matahari terbit sampai malam, jadi 1 hari terasa lebih panjang dan banyak hal yang bisa dilakukan.
  2. Jangan lupa cek forecast tanggal berapa momiji dimulai dan berakhir, jangan sampai kecewa pas sudah sampai karena ngga sempat melihat japan in red.
  3. Sangat mensuggest untuk beli JR pass (pass khusus untuk turis, yang hanya mengcover semua JR line, yang bukan JR tidak tercover yah guys!) kalo kalian mau across city tokyo-osaka. Harganya 3 jutaan belinya di sudirman, setau gw sih tidak di jual di dalam jepang. kalian bisa cek di www.jrrailpass.net. Karena sekali jalan tokyo- osaka 4 tahun yang lalu 14,500 yen (sekitar 1,5juta), jadi hemat banget kalo beli JR pass.
  4. Jangan lupa untuk menyewa pocket wifi, penting banget biar ga kesasar!

 

4 thoughts on “Momiji in Japan : Tokyo, Kyoto, Osaka

  1. mey johan says:

    aku juga pernah ke Jepang ko. tapi cuma sempet ke tokyo nya di sansoji temple.. tapi setelah baca blog nya koko , jadi ternyata banyak tempat yg harus dijelajahi di jepang, cuma biaya di jepang ga main main, mahal. hehehe namanya juga negara maju… setelah baca jadi pengen ke kyoto nya…

    #theprasetyastrip
    #oleholehhimalayas

    Like

  2. Fikri Ismatulah says:

    Jepang keren banget, pengen ke jepang suatu saat, semoga banyak rejeki buat bisa traveling kayak om glenn, bisa banget nih tulisannya buat referensi kalo pergi ke jepang

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s