Kathmandu, Nepal

Kemarin, setelah dari Leh, Ladakh kami menyempatkan untuk mampir ke Kathmandu, Nepal, sebelum terbang balik ke Jakarta. Selain Nepal merupakan negara tetangga dari India, juga tidak perlu repot-repot urus visa-nya, karena untuk WNI, bisa visa on arrival, dan gampang banget, hanya isi beberapa data dan foto di mesin yang telah disediakan bandara lalu bayar di kasir dan voila stamp di tangan. Kami hanya spend 3 hari 2 malam di kathmandu, dan itu waktu yang sangat cukup untuk explore kathmandu. Kalian juga bisa mengunjungi beberapa kota yang cukup terkenal dari Nepal, yaitu pokhara atau bisa juga trekking ke mount everest.

How to get there

Kami terbang dari Leh dengan Jet airways, transit beberapa jam di New Delhi, Lalu terbang ke Kathmandu. So far pesawatnya ok, service-nya cukup memuaskan, dan on time. Di kathmandu kami menyewa mobil dengan driver untuk mengantar kami berkeliling kota.

Where to go

  1. Pashupatinath – Hari pertama kami menyempatkan mengunjungi salah satu tempat yang konon wajib di datangi kalau ke Kathmandu. Merupakan sebuah komplek besar yang memiliki banyak temple hindu di dalamnya, terletak di pinggir sungai Bagmati, yang dianggap suci oleh penduduk lokal. Kalian akan bisa bertemu dengan holy men yang memang tinggal disana atau bahkan menyaksikan pemandian mayat dan pembakaran jenasah disana. Seru2 creepy sih guys, dan holy men disana biasanya minta duid kalo kita mau foto mereka, Karena kami ga ngerti kalo memang harus bayar kalo mau foto, jadilah ada turis bule yang lagi foto-foto, kami ikutan foto, lalu ngeloyor aja gitu pergi. Dikejar loh! Dikasih koin juga mereka ngga mau, berhubung kami memang kehabisan nepali rupee, kami kasih 2000 rupiah. Tanpa tau berapa rate-nya, holy man tersebut cukup sumringah dikasih 2000, Hahaahhaah.. ada untungnya yah punya kurs rendah ๐Ÿ˜€ Pashupatinath komplek ini cukup besar guys, kira-kira butuh 2-3 jam untuk mengelilingi temple ini. Harga tiket masuk untuk turis mancanegara 1000 nepalese rupee ( sekitar 130,000 IDR).
    LRM_EXPORT_231278404104868_20181007_205518298

    – Strolling around Pashupatinath –

    1211-2018-102413540696640708477

    – Cremation ceremony at Pashupatinath –

  2. Boudhanath –ย  Setelah dari pashupatinath, kami melanjutkan perjalanan kami ke salah satu stupa budha terbesar di Kathmandu dan juga merupakan salah satu yang terbesar di dunia, yang terletak di tengah kota kathmandu. Stupa ini berada di tengah-tengah komplek, yang di sekitarnya adalah toko-toko yang menjual souvenir, restaurant dan hotel. Biasanya kalo pergi ke stupa-stupa semacam ini, kita akan diminta berjalan berkeliling sesuai arah jarum jam. Harga tiket masuknya untuk turis asing sebesar 250 Nrs ( sekitar 30,000 IDR).

    1211-2018-101910340691608235978

    – Inside Boudanath –

  3. Swayambhunath – Setelah dari boudhanath, dan makan siang disana, kamipun lanjut untuk shopping (akan dibahas di sesi di bawah), dan setelah itu lanjut ke swayambhunath atau lebih dikenal dengan monkey temple, karena banyaknya monyet yang berkeliaran di daerah tersebut. Sampai di komplek ini sudah kurang lebih jam 5 sore, dan tempat ini memang tempat yang perfect untuk menghabiskan sunset di kathmandu, karena letaknya yang lebih tinggi, kalian bisa melihat pemandangan kota Kathmandu dari atas stupa ini. Sayangnya karena kami sampai disana sore, toko-toko di sekitar stupa sudah mulai beres-beres untuk tutup. Harga tiket masuknya 200 Nrs (sekitar 25,000 IDR).
    LRM_EXPORT_323929795006002_20181009_194657734

    – Kathmandu view from Swayambunath –

    1211-2018-100186740854372326437

    – Swayambunath –

  4. Patan durbar square – Setelah dari swayambhunath, kami mampir di patan durbar square untuk dinner. Karena hotel di daerah patan juga, kami selalu kemari malam hari atau pagi-pagi banget, pada saat sudah tutup, kalian tetap bisa masuk ke semua komplek tersebut, hanya saja sudah tidak ada acara, atau upacara, atau temple dan museum yang buka. Seharusnya kalo kemari pada jam buka kalian diharuskan membayar tiket masuk sebesar 1000 Nrs (sekitar 130,000 IDR), tapi karena kami selalu pergi dimana belum buka, jadi tidak perlu membayar apa-apa alias gratis (paling seneng kalo gratis2an kannn). 1211-2018-102275140695255804883
  5. Kathmandu durbar square – Hari ke 2, sebelum ke airport untuk kembali ke tanah air, kami menyempatkan untuk mampir di Kathmandu durbar square, merupakan durbar square terbesar di Kathmandu. Harga tiket masuknya juga 1000 Nrs (sekitar 130,000 IDR). 1211-2018-102650440699009503424

Where to eat and shop

  1. Thamel district – Kalo ngomongin belanja, pusat belanja terbesar dan teramai di Kathmandu adalah Thamel. Banyak banget souvenir lucu2 dan lengkap, dari toko yang menjual gantungan kunci sampai perhiasan, semua lengkap. Harganya sangat2 terjangkau. Tapi jangan lupa nawar yah kalo kalian berencana kemari.
  2. Momos at Museum cafe or Cafe de Patan – momos itu salah satu makanan khas nepal, bentuknya kaya dumpling, nah kalo di nepal ini dibumbuin semacam bumbu kacang campur rempah2. Enak! Kami selama 3 hari puas2in makan ini setiap hari

Need to know

  1. Udara di Kathmandu sangat sangat berdebu. Kalau kalian berencana menggunakan transportasi umum atau bahkan berjalan-jalan di pusat wisata di kota ini, sebaiknya kalian menggunakan masker.
  2. Almost no pedestrian in kathmandu. Kalau sudah terbiasa hidup di Indonesia sih kayanya ga masalah yah di dempel2 sama mobil dan motor ๐Ÿ˜€
  3. Indonesia rupiah tidak punya nilai tukar dengan nepalese Rupee, kemarin ini sempat keliling cari nepalese rupee disini, tapi hasilnya nihil. Sebaiknya kalian bawa US dollar dan tukar di nepal (bayar visa juga pakai USD) atau mereka juga menerima pembayaran menggunakan India Rupee. Dan sangat disarankan tukar uang secukupnya aja, karena kalo kebanyakan nanti ga laku kalo mau exchange di di Indonesia.
  4. Estimasi budget – kurang daei 10 juta.

 

THANKS FOR READING..

One thought on “Kathmandu, Nepal

  1. Maruly Christovel says:

    Keren tulisannya ko Glenn, jadi masuk salah satu tempat yg masuk bucket list gua ni. Di sana panasnya kayak gmn, trus ngabisin uang brp ya ?
    tempat” yg recomended buat prewed ada ga ko ?
    #oleholehmyanmar

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s