Taipei, Taiwan

Akhir tahun kemarin kami sekeluarga berkesempatan untuk mengunjungi Taipei dan sekitarnya. Dan jujur, Taiwan memberikan impresi yang baik pada kami, sama sekali tidak seperti yang kami dengar. Kotanya cukup bersih, transportasi mudah, makananpun cukup cocok di lidah. Kemarin kami spend 7 malam di Taipei, cukup untuk mengeksplor Taiwan (kecuali kalian berencana untuk hiking). Kali ini kami akan khusus membahas tentang Taipei saja, next blog kami akan mengulas juga destinasi sekitar Taipei.

Where to go

  1. Chiang Kai Shek Memorial Hall – Tempat ini merupakan salah satu wisata kultural yang bisa kalian kunjungi di Taipei. Tiket masuknya gratis. Buka dari jam 9 pagi sampai jam 6 sore. Yang tidak boleh kalian lewatkan jika berkunjung kemari adalah prosesi changing of the guard pada setiap jam. Dan chiang kai shek memorial hall ini diapit oleh gedung teater dan gedung konser nasional. Di dalam gedung konser ini ada 1 toko yang menjual berbagai merchandise mulai dari gantungan kunci sampai semua barang yang lucu2. Toko ini wajib kalian kunjungi, pasalnya harganya cukup murah dibanding di night market sekalipun. Untuk ke Chiang Kai Shek memorial Hall kalian bisa naik MRT Tamsui Xinyi Line (Red Line) atau Songshan Xindian Line (Green Line) turun di Chiang Kai Shek memorial Hall station exit 7 atau 8. DSC00254 (1)

    DSC00292

    – Chiang Kai Shek Memorial Hall –

  2. 228 Peace Memorial Park – Tempat ini merupakan satu kawasan dengan taman yang cukup luas dan rimbun, cukup menyenangkan sore-sore duduk-duduk disini. Pas kebetulan sekali waktu kami berkunjung kesana ada paduan suara anak-anak yang sedang bernyanyi. Rasanya adem banget. Tiket masuknya gratis. Buka sepanjang tahun dan kalian bisa mengambil jalur MRT Tamsui Xinyi Line (red line) keluar di NTU Hospital exit 1 atau 2. Suggest dari kami no 1 dan 2 bisa kalian lakukan di hari yang sama, mengingat jaraknya sangat berdekatan, Lalu malamnya kalian bisa mencoba mengunjungi Shilin night market untuk makan malam, masih di line MRT yang sama, kami juga mensuggest kalian turun di Jiantan station instead of Shilin Station. Karena dari jiantan station ini kalian hanya tinggal menyebrang untuk masuk ke area night marketnya.

    DSC00413 (1)

    – 228 Peace Memorial Park –

  3. Taipei 101/World Trade Center – Yang Kalian bisa lakukan disini adalah pergi ke observatory – nya untuk melihat kota Taipei dari salah satu gedung tertinggi di dunia dengan elevator yang konon katanya tercepat di dunia atau shopping dan makan di pusat perbelanjaan yang ada di lantai bawah. Untuk Observatory deck-nya kalian bisa membeli tiket langsung di lantai 5. Harga tiket masuk untuk dewasa 600 NT ( sekitar 290,000 IDR ) , pelajar 540 NT ( sekitar 250,000 IDR ) dan anak2 dibawah 115cm gratis. Kalian bisa membeli di KKday atau Klook untuk mendapatkan potongan harga yang lebih murah. Sedangkan untuk kemari kalian bisa naik MRT Tamsui Xinyi Line (red line) dan keluar di Taipei 101 Station.

    DSC00962

    – Taipei 101 view from Xiangshan hiking trail –

  4. Elephant Mountain – Atau dikenal juga dengan xiangshan hiking trail. Tempat ini merupakan salah satu tempat yang cukup ramai dikunjungi wisatawan untuk berfoto atau sekadar menikmati senja. Tapi menurut pendapat kami, lupakan saja kalau kalian ingin sekedar berfoto disini, karena antriannya terlalu panjang, dan terlalu ramai, sampai berdesak-desakan, bahkan sampai sudah gelappun orang masih terus berdatangan naik keatas. Konon dari pagi juga sudah ramai. Tiket masuknya tentu saja gratis. Buka sepanjang tahun. Kalian perlu hike sekitar 20 menit untuk sampai atas, ada tangga dan cukup mudah untuk dilakukan bahkan kategori cukup aman bila kalian traveling dengan anak kecil sekalipun. Untuk kemari kalian bisa mengambil jalur tamsui xinyi line keluar di xiangshan station lalu ikuti petunjuk yang ada, jalan sekitar 10 menit melewati taman ke trail-nya. Nomor 3 dan 4 dapat kalian lakukan di hari ke2 karena benar-benar hanya beda 1 MRT Stop.

    DSC00974

    – Sunset view from Elephant Mountain –

  5. Longshan Temple – Hari ke 3 di Taipei kami mengunjungi no 5,6 dan 7 karena berada di 1 jalur MRT yang sama. Jalan-jalan di Taipei menurut kami sangat mudah. Salah satu faktornya karena sarana transportasinya yang baik dan jelas. Temple ini cukup ramai terutama dipenuhi oleh orang-orang yang memang mau berdoa. Tidak terlalu besar, ornament pada bangunannya cukup mengingatkan kami pada beberapa temple di Thailand. Saran kami bila kalian ingin mengunjungi tempat ini sebaiknya datang pagi2 untuk mendapatkan foto yang ok tanpa kerumunan massa sebagai background-nya 😀 Temple ini buka dari jam 6 pagi sampai jam 10 malam. Tiket masuknya gratis, kalian bisa naik MRT Bannan Line (blue line) turun di Longshan Temple.

    DSC00436 (1)

    – In front of Longshan Temple – 

  6. Huashan 1914 Creative Park – Masih di jalur bannan line, lalu kami mengunjungi salah satu taman dengan berbagai tempat kreatif dari toko-toko lucu, arena bermain, exhibition, sampai berbagai restaurant unik. Jujur kami suka sekali tempat ini. Kami bisa dapat ide-ide baru dari pameran dan toko-toko yang ada, selain itu tempat yang lapang cukup menyenangkan untuk anak-anak. Tamannya buka 24 jam, tetapi toko2 disana tutup sekitar jam 7 malam. Untuk mencapai tempat ini, selain naik bannan line (blue line) kalian juga bisa naik MRT Zhonghe Xinlu Line (orange line) turun di Zhongxiao Xinsheng station lalu jalan sekitar 5 menit.

    DSC00477

    – Huashan 1914 Creative Park –

  7. Ximending dan night market lainnya – Lanjut lagi dengan MRT Bannan line (blue line) dari Huashan 1914 Creative Park, kami naik blue line jurusan Dingpu lalu turun di Ximen Station. Belum lengkap rasanya kalau ke Taiwan tanpa mengunjungi night market, dan salah satu night market terbesar di Taipei adalah Ximending. Yang bisa kalian lakukan disini adalah belanja dan explor makanan khas Taiwan tentunya. Beberapa night market lainnya yang kami kunjungi adalah shilin dan Raohe. 2 night market ini tidak sebesar ximending. Dan 2 tempat tersebut lebih banyak menjual street food dibanding toko retail.

    DSC01245

    – Raohe Night Market Gate –

  8. Dahu Park – Hari ke 4 kami mengunjungi Dahu Park yang letaknya memang agak jauh dari central Taipei. Sayangnya pas kami kesana gerimis, bisa dibayangkan kalau cerah park ini pasti cantik, selain taman yang cukup luas, ada area untuk duduk-duduk, juga ada danau berisi bebek-bebek lucu dan ada fishing pond. Masuknya tentu saja gratis dan buka sepanjang tahun. Untuk kemari kalian bisa naik MRT Wenhu Line (Brown line) dan berhenti di Dahu Park Station. Hari ke 5 dan 6 kami mengambil daytrip ke Taichung dan Yehliu-Jiufen-Shifen. Yang akan kami bahas di blog selanjutnya. Sedangkan hari terakhir kami pakai untuk sekedar bersantai dan berbelanja.

    DSC01106

    – Gloomy day at Dahu Park –

 

Where to stay

Kemarin kami sempat mencoba 2 hotel di Daan Area. Dan Area Daan ini cukup recommended untuk stay karena banyak banget berbagai macam restaurant di sini.

Swiio Daan Hotel – Hotel pertama kami adalah Swiio Daan, kami bisa kasih nilai 10 out of 10 sama hotel ini. Based on our experience, hotel ini bersih, fasilitasnya ok, front desk nya juga cukup helpful dan thoughtful, mereka memberikan sikat gigi dan slipper tambahan ketika melihat kami bersama dengan anak kecil, di dalam kamar ada toiletries lengkap, dapat welcome drink dan mochi, free mini bar, yang kami suka mereka memberikan pillow spray supaya tidur lebih nyaman. Ada gym dan laundry room berikut pewangi pakaiannya gratis yang bisa dipakai. Sedangkan untuk breakfastnya cukup Ok, walaupun agak bosen sama menunya. Karena mereka bukan sistem buffet, melainkan kita diwajibkan memilih salah satu dari menu yang ada. Hotel ini berjarak 5 langkah saja ke mini mart, dan kurang lebih jalan kaki 8 menit ke Daan Station. DSC00869

Home Hotel Daan – sengaja memilih hotel yang berdekatan dengan alasan ngga repot pas pindahan hotel. Home hotel hanya berjarak 350m dari Swiio hotel. 5 langkah juga ke mini mart, dan 2 menit ke Zhongxiao Fuxing Station. Kamarnya bersih dan luas, kami dapat ranjang yang luas dan nyaman untuk ber3. Overall ok. Kalo boleh di nilai mungkin 9 out of 10. Sedangkan untuk harganya, Swiio hotel lebih affordable dibanding hotel ke2 ini. Fasilitas yang di dapat antara lain toiletries, welcome tea, serta fasilitas kebugaran.

 

Where to eat and shop

Shop – Seperti yang sudah dibahas di atas kalian bisa berbelanja di Huashan Park, Taipei 101 mall atau di Ximending. Ataupun banyak sekali mall-mall yang bisa kalian temui yang langsung menempel dengan station.

Eat – Banyak sekali makanan khas Taiwan yang harus kalian coba mulai dari makanan berat seperti nasi Lu rou fan (nasi hangat dengan braised pork belly (non halal) dan oyster omelette, kalian bisa mencoba ini di tian tian li restaurant di ximending, antriannya cukup panjang, namun benar-benar worth to try! atau squid soup dengan noodle di restaurant sebelahnya yang tidak kalah enak. sedangkan jika kalian penggemar seafood, kalian wajib mencoba Pin Xian Restaurant yang famous dengan seafoodnya. Walaupun Bubble tea, Taiwanese dessert dan Taiwanese Crispy Chicken di Indonesia sudah cukup banyak, rasa di tempat originnya patut kalian coba. Untuk Bubble tea rekomendasi dari kami adalah kalian harus mencoba versi hangatnya karena mostly di indonesia hanya menjual versi dingin, sedangkan untuk brand apa yang harus dicoba, apapun terutama yang antriannya panjang :p . Sama halnya dengan taiwanese dessert kalian harus mencoba versi hangat dan dingin karena masing2 mempunyai sensasi yang berbeda, mulai dari shaved ice, taro, aiyu jelly, grass jelly, tofu puding sampai mochi. Nah, kalau untuk Crispy Chicken rekomendasi dari kami adalah Hot Star xxl crispy chicken ,jangan lupa untuk mencoba tempuranya yang nggak kalah enak. Soal rasa, Makanan di Taiwan cocok dengan lidah nusantara dan so far yang kami coba ngga ada yang hambar seperti mitos yang beredar.

 

Need to know

  1. Best time untuk mengunjungi Taiwan adalah during spring (april-mei) atau autumn (oktober-november) dimana curah hujan rendah, temperaturnya pleasant. Kemarin kami pergi di akhir december, cuacanya cukup unpredictable 4 hari pertama cerah di 19-21 derajat, 3 hari terakhir hujan gerimis sepanjang hari, hari terakhir windy dan tiba-tiba temperature drop sampai 13 derajat.
  2. Mata uang Taiwan adalah New Taiwan Dollar. Paling mudah adalah tarik tunai di mesin ATM sesampainya di airport.
  3. Visa Taiwan sangat mudah bagi kalian pemegang visa US, UK, Schengen, Canada, Australia dan Jepang (jepang berikut tiket pulang pergi ke jepang). Kalian hanya perlu mengisi online visa di tautan ini. Hanya butuh 2 menit, lalu visa pasti approved, kalian tinggal print, di imigrasi kalian harus menunjukan salah satu visa yang kalian submit diatas yang masih aktif dan print out application form kalian. Sedangkan bagi yang tidak memegang visa diatas, kalian bisa apply e visa di tautan berikut dan membayar sebesar 123 USD (sekitar 1,7 juta rupiah untuk normal service).
  4. Berdasarkan pengalaman kami untuk internet, kalian sebaiknya membeli Taiwan prepaid sim card, daripada menyewa pocket wifi (sebenarnya tergantung kebutuhan juga berapa devices yang kalian perlukan). Harga sewa wifi dari Indonesia berkisar 50rb rupiah per hari sedangkan kemarin kami membeli prepaid sim card di taoyuan airport 420nt (kurang lebih 195,000 IDR) untuk 7 hari . Jadi per hari nya sekitar 27,000 IDR. Kalian juga bisa beli di klook atau kkday lalu dipick up di taoyuan airport. Biasanya ada diskon kalo beli di klook atau kkday, tapi kemarin pas cek di airport, antrian online purchase cukup panjang, harganya 500 nt (kalau beli on the spot, lebih mahal 40rbuan dari yang kami beli).
  5. Taoyuan Airport ke Taipei city berjarak kurang lebih 40menit – 1 jam. Kemarin kami selesai landing dan imigrasi lebih dari jam 12 malam, opsi transportasi setelah jam 12 malam hanya uber atau taxi. sedangkan MRT dan bus hanya beroperasi sampai jam 12 saja. Tarif dengan menggunakan uber / taxi  1300 Nt (sekitar 600,000 IDR), harga uber sedikit lebih murah daripada taxi. Pulangnya ke airport kami naik bus hanya 95 Nt saja (sekitar 46,000 IDR) per orang.
  6. Budget yang perlu kalian siapkan 1 orang dewasa 7 hari total 12 juta-an (include flight tiket dan hotel yang sudah high rate karena high season). Breakdownnya adalah sebagai berikut: Flight ticket pp 4 juta, hotel 1 malam 1 juta, (dikali7 = 7 juta), kartu telp 195,000, MRT 7 hari 300 Nt (sekitar 145,000 IDR), makan 7 hari sekitar 450,000, tour to jiufen 300,000 IDR. Sebenarnya kalian bisa lebih irit tergantung di hotel atau air bnb yang kalian pilih, terutama jika kalian single traveler lebih banyak opsi hotel yang lebih murah dan nyaman.

Thank You for reading, hope it helps!

One thought on “Taipei, Taiwan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s